Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 116 Posko Letta 2 Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kebencanaan Siswa SD Negeri 07 Letta

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 31 juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Letta 2 kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program penyadaran literasi bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (22/7/2026) di SD Negeri 07 Letta, kelurahan letta, Kecamatan Bantaeng, berlangsung dengan penuh antusias dan mendapat sambutan positif dari para guru maupun peserta didik.

Program ini mengangkat dua tema utama, yakni “Edukasi Literasi Keuangan: Cara Mengelola Uang Saku” dan “Sosialisasi Literasi Kebencanaan melalui Monopoli Literasi Bencana”. Sebanyak 30 siswa kelas 5A mengikuti kegiatan yang turut dihadiri oleh wali kelas serta mahasiswa KKN-T Unhas Posko Letta 2.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi literasi keuangan oleh penanggung jawab program, Febiola Monica Hutabaehar. Dalam pemaparannya, ia mengajak para siswa memahami pentingnya pengelolaan uang saku sejak usia dini sebagai bekal membangun kebiasaan finansial yang sehat.

Materi yang disampaikan meliputi cara menyusun skala prioritas, membedakan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menyisihkan sebagian uang untuk ditabung, serta membiasakan sikap hidup hemat dan bertanggung jawab dalam menggunakan uang. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga para siswa terdorong untuk bertanya dan berbagi pengalaman mengenai kebiasaan mereka dalam menggunakan uang saku sehari-hari.

Antusiasme siswa terlihat ketika mereka berdiskusi mengenai cara menentukan prioritas pengeluaran, manfaat menabung secara rutin, hingga pentingnya menghindari perilaku konsumtif sejak dini. Melalui edukasi ini diharapkan peserta didik memiliki pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan yang bijaksana.

Usai sesi literasi keuangan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi literasi kebencanaan yang dipandu oleh Alif Amanullah menggunakan metode Game Based Learning melalui media pembelajaran Monopoli Literasi Bencana. Pendekatan tersebut dipilih agar proses belajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok menunjuk seorang wakil sebagai pemain utama yang menjalankan pion di papan permainan, sementara anggota kelompok lainnya bertugas berdiskusi, mencatat informasi, serta membantu menjawab tantangan yang muncul selama permainan berlangsung.

Melalui permainan edukatif tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar, penyebab dan dampaknya, langkah-langkah mitigasi, tindakan penyelamatan diri, hingga pentingnya menjaga keselamatan diri dan orang lain ketika menghadapi situasi darurat.

“Melalui Monopoli Literasi Bencana, kami ingin siswa belajar memahami mitigasi bencana dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan. Dengan pendekatan permainan, mereka lebih mudah memahami berbagai jenis ancaman bencana, langkah-langkah penyelamatan, serta pentingnya kesiapsiagaan sejak dini,” ujar Alif Amanullah.

Suasana pembelajaran berlangsung dinamis dan penuh semangat. Para siswa aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai berbagai kejadian bencana yang pernah mereka ketahui. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat belajar sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap pentingnya budaya sadar bencana.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas literasi siswa sekolah dasar, baik dalam aspek pengelolaan keuangan maupun kesiapsiagaan menghadapi bencana. Edukasi sejak usia dini diharapkan mampu membentuk generasi yang lebih cerdas secara finansial, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin kepada masyarakat melalui penyelenggaraan kegiatan edukatif yang mendukung penguatan karakter, peningkatan literasi, dan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kabupaten Bantaeng.