Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

KKN-T Unhas Gelar Seminar Program Kerja di Desa Kayu Loe, Fokus Pengelolaan Sampah dan Adaptasi Perubahan Iklim

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 22 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Desa Kayu Loe, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pemaparan sejumlah program kerja mahasiswa KKN-T yang mengusung isu lingkungan, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui pengelolaan limbah dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Dalam seminar itu, mahasiswa memaparkan berbagai program unggulan yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Beberapa di antaranya yakni pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi produk bernilai guna seperti pupuk dan briket, pengolahan sampah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC), pembuatan Lubang Resapan Organik (LRO), edukasi pemilahan sampah (waste segregation), penyediaan tempat sampah terpilah, hingga pembentukan bank sampah.

Koordinator mahasiswa KKN-T Unhas, Muhammad Farhan Royani, mengatakan bahwa program yang dirancang bukan hanya sekadar kegiatan selama masa KKN, tetapi diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Kayu Loe.

“Program kerja ini kami susun dengan harapan dapat menjadi solusi sederhana namun berkelanjutan dalam mengatasi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah yang selama ini belum optimal,” ujarnya.

Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah pembentukan bank sampah yang akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Kepala Desa Kayu Loe menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-T Unhas dan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program kerja yang ditawarkan.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan harus terus dilakukan agar tercipta perubahan perilaku yang berkelanjutan.

“Edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan perlu terus diperkuat agar perubahan perilaku dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah desa berencana memberikan dukungan melalui penganggaran APBDes untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, termasuk penyediaan fasilitas penampungan dan operasional pengangkutan sampah.

Melalui seminar program kerja tersebut, mahasiswa KKN-T Unhas berharap dapat membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal.

Tim KKN-T Unhas juga mengajak seluruh masyarakat Desa Kayu Loe agar berpartisipasi aktif dalam menyukseskan setiap program yang telah dirancang, sehingga kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan.