Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Hadiri Maulid Akbar di Ponpes Modern Al-Aksi, Bupati Bantaeng Wakafkan 50 Al-Qur’an

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al-Aksi, Desa Lonrong, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng. Di antaranya Ustaz Solmed didampingi April Jasmine, Ustaz Agus Idwar, Ustaz Arifin, serta perwakilan Forkopimda.

Turut hadir Kabag Log Polres Bantaeng Kompol Supriyadi yang mewakili Kapolres Bantaeng, Kasi Intel Kejari Bantaeng Akhmad Putra Dwi mewakili Kajari Bantaeng, Danramil 1410-02/Eremerasa Kapten Inf Jufri mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Ketua MUI Bantaeng Dr. KM. Hamzah Israil, serta sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Eremerasa.

Maulid Akbar tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan dan keteladanan umat Islam terhadap Nabi Muhammad SAW.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 120 Al-Qur’an diwakafkan untuk Ponpes Modern Al-Aksi. Wakaf tersebut diniatkan sebagai amal jariyah sekaligus hadiah pahala bagi orang tua dan keluarga para pewakaf.

Dari jumlah tersebut, Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin turut mewakafkan 50 Al-Qur’an untuk Ponpes Modern Al-Aksi.

Wakaf tersebut diniatkan untuk kedua orang tua dan keluarga, dengan harapan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi atas kehadiran para ustaz dalam kegiatan Maulid Akbar tersebut.

“Terima kasih banyak, Pak Ustaz, sudah menyempatkan hadir di Kabupaten Bantaeng. Yang pertama, kami ingin menyampaikan selamat datang di Kabupaten Bantaeng,” ujar Muh. Fathul Fauzy Nurdin.

Bupati juga memperkenalkan Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu daerah dengan wilayah relatif kecil di Sulawesi Selatan.

Selain itu, ia menyampaikan kondisi yang tengah dihadapi masyarakat Bantaeng, khususnya para petani dan peternak, akibat kondisi cuaca dan kemarau yang berlangsung.

“Bantaeng, seperti halnya banyak daerah di Indonesia, saat ini menghadapi kondisi kemarau yang cukup ekstrem. Kondisi ini tentu memberikan dampak kepada masyarakat, terutama para petani dan peternak yang merasakan langsung dampaknya,” jelasnya.

Kegiatan Maulid Akbar tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, pengasuh pesantren, serta masyarakat.