Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Inovasi Ballada Adminduk Bantaeng, Lolos sebagai Finalis KIPP PRO Tematik Tahun 2026 KemenPANRB Republik Indonesia

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, SULAWESI SELATAN — Inovasi pelayanan administrasi kependudukan Ballada Adminduk (Bayi Lahir Langsung Dapat Dokumen Administrasi Kependudukan) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bantaeng berhasil menjadi Finalis pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik – Perluasan Skala, Replikasi dan Orientasi Global (KIPP PRO) Tahun 2026, yang selanjutnya akan mengikuti tahapan Presentasi dan Wawancara. Jumat, 16 Oktober 2026

Kepastian tersebut berdasarkan pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Republik Indonesia Nomor B/408/PP.00.05/2026, tanggal 16 Oktober 2026. Inovasi Ballada Adminduk bersaing di kategori Multi Kanal dengan peserta dari Kabupaten Grobogan (Inovasi Lentera KIA), Kabupaten Mimika (Inovasi Lala Pu Kaka), Kabupaten Wonogiri (Inovasi Anak Lantip), dan Provinsi Jawa Tengah (Serayu Emas).

Inovasi Ballada Adminduk diinisiasi oleh Fitri Indarti dan mendapat dukungan dari Kepala Dinas Dukcapil Bantaeng, Ali Imran, bersama jajaran dan tim kreatif yang dipimpin Sekretaris Dinas Dukcapil Bantaeng, Wani.

Ali Imran mengatakan Ballada Adminduk dikembangkan sebagai inovasi pelayanan yang memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh dokumen administrasi kependudukan sejak bayi lahir.

“Ballada Adminduk merupakan Bayi Lahir Langsung Dapat Dokumen Administrasi Kependudukan. Inovasi ini kami bangun melalui sinergi dan kolaborasi multipihak, termasuk tenaga kesehatan yang bertugas pada fasilitas kesehatan,” ujar Ali Imran.

Melalui konsep tersebut, satu kali pelaporan peristiwa kelahiran dapat diproses untuk penerbitan tiga dokumen administrasi kependudukan sekaligus, yakni Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Keluarga (KK) terbaru.

Koordinator Inovasi Bantaeng, Adi Kasim, menjelaskan Ballada Adminduk merupakan terobosan pelayanan terintegrasi yang menghubungkan sistem informasi fasilitas kesehatan, seperti RSUD dan Puskesmas, dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Dinas Dukcapil Kabupaten Bantaeng.

“Inovasi ini menerapkan konsep One Data, One Action, di mana satu kali pelaporan peristiwa kelahiran oleh tenaga kesehatan dapat diproses untuk penerbitan tiga dokumen administrasi kependudukan sekaligus,” tutur Adi Kasim.

Plt. Kepala Bapperida Kabupaten Bantaeng, Amiruddin, ST., MM, turut menyampaikan apresiasi atas lolosnya Ballada Adminduk pada tahap penilaian proposal pada KIPP PRO 2026.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Asisten I Setda Bantaeng, Asruddin, Kepala Dinas Dukcapil Bantaeng beserta jajaran, Tim Inovasi Daerah Bidang Riset dan Inovasi Alamsyah, ST. dan Adi Kasim, serta Tenaga Pendamping Inovasi dan Praktisi Inovasi Dr. Rahman Ramlan.

“Semoga inovasi Ballada Adminduk bisa menjadi yang terbaik pada kompetisi ini dan tentunya dapat mengharumkan nama Bantaeng di ajang KIPP PRO 2026. Yang utama dari inovasi ini adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mohon doa dan dukunganta semua,” ujar Ali Imran.