BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 20 SEPTEMBER 2026 — Inovasi pelayanan publik Kabupaten Bantaeng kembali mendapat panggung di tingkat nasional. BALLADA ADMINDUK (Bayi Lahir Langsung Dapat Dokumen Administrasi Kependudukan) resmi diikutsertakan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Perluasan Skala, Replikasi dan Orientasi Global (PRO) 2026.
Inovasi yang diinisiasi oleh Fitri Indarti, inovator dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantaeng, tersebut didorong sebagai terobosan untuk mempercepat dan mengintegrasikan pelayanan administrasi kependudukan bagi bayi yang baru lahir.

Plt. Kepala Bapperida Bantaeng, Amiruddin, ST., MM, menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Tim Pendamping Inovasi Bantaeng, khususnya Bidang Riset dan Inovasi bersama Dr. Abdul Rahman Ramlan dan Adi Kasim, yang telah melakukan pendampingan terhadap inovasi BALLADA ADMINDUK hingga mengikuti ajang KIPP PRO 2026.
Menurutnya, pendampingan inovasi merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui berbagai terobosan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sekali Lapor, Tiga Dokumen Langsung Terbit
Kepala Dinas Dukcapil Bantaeng, Ali Imran, menjelaskan bahwa BALLADA ADMINDUK dibangun melalui sinergi dan kolaborasi lintas pihak, terutama dengan tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui inovasi tersebut, setiap peristiwa kelahiran yang dilaporkan oleh tenaga kesehatan kepada Disdukcapil dapat langsung diproses untuk penerbitan dokumen administrasi kependudukan.
Konsep yang diterapkan adalah layanan terintegrasi. Satu kali pelaporan peristiwa kelahiran menghasilkan tiga dokumen administrasi kependudukan sekaligus, yakni:
- Akta Kelahiran
- Kartu Identitas Anak (KIA)
- Kartu Keluarga terbaru
Konsep tersebut diharapkan memangkas tahapan pelayanan sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh dokumen kependudukan sejak awal kelahiran.
Submit Inovasi hingga Malam Hari
Setelah melalui proses pendampingan selama kurang lebih satu bulan, proses pengiriman inovasi BALLADA ADMINDUK dilakukan pada Jumat, 18 September 2026.
Pada pukul 19.16 WITA, Kepala Dinas Dukcapil Bantaeng, Ali Imran, didampingi Sekretaris Dinas Dukcapil, Bu Wani, dan inovator Fitri Indarti, melakukan submit inovasi BALLADA ADMINDUK kepada Admin Kabupaten.
Selanjutnya, Asisten I Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Asruddin, didampingi Adi Kasim selaku Koordinator Inovasi Bantaeng dan Dr. Rahman Ramlan selaku praktisi inovasi, mewakili akun Pemerintah Daerah Bantaeng untuk melakukan submit kepada panitia KIPP PRO 2026.
Proses tersebut menjadi tahapan penting setelah rangkaian pendampingan yang dilakukan Tim Inovasi Bantaeng.
Asruddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam proses tersebut.
“Terima kasih kepada Tim Inovasi Bantaeng yang telah menjalankan tugas dengan semangat, kerja ikhlas, dan kerja cerdas,” tutur Asruddin.
Dorong Pelayanan Publik yang Lebih Cepat dan Terintegrasi
BALLADA ADMINDUK merupakan terobosan pelayanan terintegrasi yang menghubungkan sistem informasi fasilitas kesehatan, seperti RSUD dan Puskesmas, dengan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantaeng.

Koordinator Inovasi Bantaeng, Adi Kasim, menjelaskan bahwa inovasi tersebut mengusung konsep “One Data One Action”, yakni satu kali pelaporan peristiwa kelahiran oleh tenaga kesehatan menjadi dasar proses penerbitan tiga dokumen administrasi kependudukan.
“BALLADA ADMINDUK merupakan terobosan pelayanan terintegrasi yang menghubungkan sistem informasi fasilitas kesehatan dengan sistem informasi administrasi kependudukan. Konsepnya One Data One Action, di mana satu kali pelaporan peristiwa kelahiran dapat diproses untuk penerbitan tiga dokumen sekaligus,” jelas Adi Kasim.
Keikutsertaan BALLADA ADMINDUK dalam KIPP PRO 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bantaeng memperluas pengembangan inovasi pelayanan publik sekaligus memperkenalkan terobosan pelayanan administrasi kependudukan yang telah dikembangkan di daerah.
Kepala Dinas Dukcapil Bantaeng Ali Imran bersama Asisten I Asruddin menyampaikan doa, dukungan, dan harapan agar inovasi tersebut dapat membawa nama Bantaeng dalam kompetisi inovasi pelayanan publik di tingkat nasional.
“Mohon doa dan dukunganta semua,” ujar Adi Kasim.
Dengan mengedepankan integrasi data dan kemudahan pelayanan, BALLADA ADMINDUK diharapkan tidak hanya menjadi inovasi dalam kompetisi, tetapi juga terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bantaeng, khususnya dalam memastikan setiap bayi memperoleh dokumen administrasi kependudukan secara lebih cepat dan terintegrasi.













