Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Dongkrak Ketahanan Pangan Daerah, Inovasi Benih Unggul Bantaeng Masuk Nominasi Nasional

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 8 SEPTEMBER 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur sipil negara (ASN) asal Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Abdul Karim, S.Pd., Kepala Tata Usaha (KTU) UPT Balai Benih Tanaman Pangan (BBTP) Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, berhasil masuk dalam 50 Besar DPD RI Awards 2026 bidang Ketahanan Pangan, kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan.

Capaian tersebut diraih melalui inovasi unggulan daerah bertajuk A’Lamung Bine (Adaptasi Layanan Mandiri Benih Unggul Berbasis Teknologi) dengan tagline “Sebutir Benih, Seribu Harapan.”

A’Lamung Bine merupakan inovasi pelayanan publik berbasis digital yang dikembangkan untuk membangun ekosistem kemitraan perbenihan secara terstruktur. Program tersebut mencakup penyediaan benih berkualitas, pendampingan produksi, hingga kepastian penyerapan hasil produksi petani penangkar.

Dalam pelaksanaannya, A’Lamung Bine didukung sistem informasi SILAMBI yang dirancang untuk memperkuat pelayanan dan koordinasi dalam pengelolaan perbenihan.

Melalui skema kemitraan tersebut, petani penangkar memperoleh dukungan berupa bantuan benih sebanyak 30 kilogram per hektare, pupuk sebanyak dua zak per hektare, serta pendampingan teknis secara berkala dari UPT BBTP.

Tidak berhenti pada tahap produksi, hasil panen para penangkar juga diarahkan untuk diserap kembali dan melalui proses pengolahan dengan dukungan fasilitas seperti lantai jemur dan seed cleaner. Selanjutnya, hasil produksi dipasarkan melalui kerja sama dengan Perseroda.

Konsep tersebut menjadikan A’Lamung Bine tidak sekadar program penyediaan benih, tetapi membangun sebuah rantai kemitraan perbenihan dari hulu hingga hilir, dengan menempatkan petani penangkar sebagai bagian penting dalam ekosistem ketahanan pangan daerah.

Inovasi ini juga dinilai sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bantaeng, khususnya dalam mendorong pengembangan sektor pertanian dan perbenihan berbasis teknologi. Di sisi lain, program tersebut turut mendukung agenda nasional terkait penguatan kemandirian dan swasembada pangan.

Abdul Karim menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang selama ini turut mengawal pengembangan A’Lamung Bine.

Dukungan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari peran Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng yang telah memberikan dukungan serta meresmikan peluncuran inovasi tersebut pada April 2026.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyuddin, S.STP., M.AP., serta Pendamping Inovasi Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. Abd. Rahman Ramlan, S.Pd., M.M., yang memberikan bimbingan dan arahan dalam proses pengembangan inovasi.

Penguatan program juga dilakukan melalui koordinasi dengan Bapperida Kabupaten Bantaeng, termasuk bersama Supriadi Kasim, serta dukungan seluruh jajaran dan tim UPT Balai Benih Tanaman Pangan Bantaeng.

Masuknya Abdul Karim, S.Pd. dalam 50 Besar DPD RI Awards 2026 menjadi capaian penting bagi pengembangan inovasi pelayanan publik di sektor pertanian Kabupaten Bantaeng.

Ke depan, inovasi A’Lamung Bine diharapkan dapat terus dikembangkan dan direplikasi secara lebih luas sehingga mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat posisi petani penangkar, serta memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat “Sebutir Benih, Seribu Harapan,” A’Lamung Bine diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan, dimulai dari Bantaeng untuk Indonesia.